Ade Erma Suryani Ajak Pelajar Perempuan Berani Masuk Politik: Jangan Hanya Jadi Pemilih, Tapi Pengambil Keputusan

TerkiniJambi
Tokoh perempuan Jambi, Ade Erma Suryani, mengajak generasi muda perempuan untuk lebih berani mengambil peran dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan, termasuk di lembaga legislatif.
Tokoh perempuan Jambi, Ade Erma Suryani, mengajak generasi muda perempuan untuk lebih berani mengambil peran dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan, termasuk di lembaga legislatif.

JAMBI – Tokoh perempuan Jambi, Ade Erma Suryani, mengajak generasi muda perempuan untuk lebih berani mengambil peran dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan, termasuk di lembaga legislatif.

Pesan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Parlemen Pelajar yang diikuti para pelajar dari berbagai sekolah di Jambi, Selasa (16/6/2026).

Dalam paparannya, Ade Erma menegaskan bahwa keterlibatan perempuan di dunia politik dan parlemen bukan semata-mata untuk memenuhi kuota keterwakilan, melainkan menjadi kebutuhan penting guna menghadirkan kebijakan yang lebih adil, inklusif, dan berpihak kepada masyarakat.

Menurutnya, banyak persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari perempuan sering kali kurang mendapat perhatian apabila tidak ada perempuan yang ikut terlibat dalam proses penyusunan kebijakan.

Baca Juga :  Bupati Bambang Bayu Suseno, Hadiri Rapat Paripurna Tentang Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Kabupaten Muaro Jambi Tahun Anggaran 2024.

“Masalah akses air bersih, pendidikan anak, pelayanan kesehatan, perlindungan perempuan hingga kebutuhan keluarga merupakan isu yang sangat dekat dengan perempuan. Karena itu suara perempuan harus hadir dalam setiap proses pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ade Erma menilai keberadaan perempuan di parlemen memiliki peran strategis dalam mendorong lahirnya regulasi yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama kelompok perempuan dan anak.

Ia mencontohkan sejumlah kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan perempuan, cuti melahirkan, pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga akses pendidikan yang lebih merata membutuhkan keterlibatan aktif perempuan dalam proses legislasi.

Baca Juga :  DPRD Muaro Jambi Soroti Tumpukan Sampah di Jalur Dua Kantor Bupati, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Dalam kesempatan tersebut, Ade Erma juga mengingatkan bahwa jumlah perempuan di Indonesia mencapai hampir separuh dari total populasi. Oleh karena itu, perempuan memiliki hak yang sama untuk terlibat dalam menentukan arah pembangunan bangsa.

“Demokrasi akan berjalan lebih baik jika semua kelompok masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat, termasuk perempuan. Keterwakilan perempuan bukan sekadar angka, tetapi bagian dari upaya menciptakan kebijakan yang lebih berkeadilan,” katanya.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025