Koalisi masyarakat sipil turut mengkritik alokasi anggaran tersebut. Mereka menilai program MBG seharusnya fokus pada upaya pemenuhan gizi, termasuk kualitas makanan dan distribusi kepada masyarakat.
Program ini dinilai sebagai salah satu upaya strategis pemerintah dalam menekan angka stunting dan masalah gizi nasional, sehingga penggunaan anggaran harus tepat sasaran.
Ujian Transparansi dan Akuntabilitas
Pengamat kebijakan publik menilai polemik ini mencerminkan tantangan dalam tata kelola anggaran, terutama pada lembaga yang relatif baru seperti BGN.
Tanpa pengawasan yang ketat, pengeluaran non-prioritas berpotensi mengurangi efektivitas program dan menurunkan kepercayaan publik.
Transparansi serta audit menyeluruh dinilai penting untuk memastikan setiap anggaran benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan gizi masyarakat.
Editor Redaksi @terkinijambi.com





