Lubang Raksasa Muncul di Sawah Warga Situjuah, Polisi Imbau Warga Waspada

TerkiniJambi
Warga Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dibuat gempar oleh kemunculan lubang raksasa atau sinkhole ( Dok Redaksi/Ist )

Limapuluh Kota – Warga Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, dibuat gempar oleh kemunculan lubang raksasa atau sinkhole di area persawahan pada Minggu (4/1/2026).

Lubang tersebut tiba-tiba muncul di lahan sawah milik Adralmios (60), seorang petani setempat. Dari hasil pengamatan awal di lapangan, lubang itu diperkirakan memiliki diameter sekitar 10 meter dengan kedalaman mencapai kurang lebih 20 meter. Bagian dasar lubang tampak terisi air yang terus menggerus tanah di sekelilingnya.

Kapolsek Situjuah Limo Nagari, Iptu Hendra, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bahwa pihak kepolisian langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Lubang ini pertama kali diketahui oleh pemilik sawah saat hendak memeriksa lahannya. Dari kondisi saat ini, di bagian bawah lubang sudah terisi air dan dikhawatirkan dapat meluas karena tanah di sekitarnya masih labil,” ujar Iptu Hendra.

Menurutnya, lokasi kejadian telah dipasangi tanda peringatan sementara guna mencegah warga mendekat ke area berbahaya. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya warga yang beraktivitas di sekitar persawahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sinkhole untuk sementara waktu demi keselamatan. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian material lainnya akibat kejadian tersebut. Namun, aktivitas pertanian di sekitar lokasi terpaksa dihentikan sementara menunggu hasil kajian teknis dari instansi berwenang.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan Basko City Mall, Fadly Amran: Langkah Signifikan Terhadap Sektor Perdagangan, Pariwisata, dan Jasa

Pemerintah nagari bersama aparat kecamatan diharapkan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota untuk melakukan kajian geologi serta langkah mitigasi guna mencegah dampak yang lebih luas.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Menteri PU Lihat Truk Batu Bara Melintasi Jembatan Bailey Bungo, Polisi Tegaskan Wajib Tilang Ditempat

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025