Jambi, — Ratusan porsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 7 Kerinci, Desa Lindung Jaya, Kecamatan Kayo Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, menjadi sorotan publik usai video pengembalian makanan tersebut viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (14/4/2026) itu memperlihatkan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengangkut kembali makanan ke dalam mobil untuk dibawa pulang.
Kepala SPPG Kayu Aro Mekar Jaya, Muhammad Hapiz, membenarkan adanya pengembalian menu MBG tersebut. Ia menyebut sekitar 500 porsi makanan dikembalikan pada hari itu.
“Jadi kami tidak mendapat informasi soal itu, ya kalau memang ada keluhan soal menu, kenapa tidak disampaikan sebelumnya, kita juga ada grup WhatsApp,” kata Hapiz saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).
Menurut Hapiz, jumlah porsi yang dibawa saat itu disesuaikan dengan kondisi kehadiran siswa. Dari total 975 porsi yang biasa disiapkan, hanya 500 porsi yang dibawa karena sebagian siswa tidak hadir.
Ia menjelaskan, ketidakhadiran tersebut didominasi oleh siswa kelas XII yang tengah mempersiapkan kegiatan perpisahan.
Terkait menu, Hapiz menyebut pihaknya telah berupaya menyajikan variasi makanan setiap hari, seperti ayam, telur, ikan nila, dan ikan laut.
“Karena kalau mau pakai daging, harga daging sudah sangat tinggi sekarang,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala SMA Negeri 7 Kerinci, Zulfiardi, membantah adanya penolakan program MBG oleh pihak sekolah.
Ia menegaskan bahwa makanan yang dikembalikan dalam video viral tersebut merupakan sisa, bukan bentuk penolakan.
“Itu kita tidak menolak, kenapa ada sisa, karena kelas XII sudah tidak aktif belajar, jadi yang hadir cuma panitia persiapan perpisahan saja, dan ditambah dengan adanya siswa kelas X dan XI yang juga tidak hadir,” jelasnya.
Zulfiardi menyebut jumlah siswa kelas XII mencapai 317 orang dari total 975 siswa. Ia juga mengklarifikasi bahwa jumlah makanan yang tersisa tidak mencapai 500 porsi.
“Yang dikembalikan tidak sampai 500 porsi, tetapi sekitar 275 sampai 300 porsi,” katanya.





