Indeks

Polisi Kantongi Identitas Pengunjung yang Diduga Cetuskan Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Gambar ilustrasi minuman keras (dok: redqksi/ist)
Gambar ilustrasi minuman keras (dok: redqksi/ist)

Dalam video yang beredar, terlihat adanya tantangan hafalan salah satu surah dalam Al-Qur’an, yakni Ad-Duha, yang dikaitkan dengan pemberian minuman keras sebagai imbalan.

Peristiwa tersebut kemudian menuai perhatian dan kecaman dari berbagai pihak.

Penyelenggara The Sounds Project Angkat Bicara

Pihak penyelenggara The Sounds Project menyatakan mengecam kejadian tersebut. Penyelenggara juga menegaskan bahwa tindakan yang menjadikan agama sebagai bagian dari tantangan atau promosi produk tidak pernah dibenarkan.

Penyelenggara menyatakan kejadian tersebut berada di luar arahan, persetujuan, dan kendali mereka sebagai pihak yang menyelenggarakan acara.

MC Booth Newport Minta Maaf

Pemandu acara atau MC di booth Newport dalam kegiatan tersebut juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui media sosial.

MC yang bersangkutan mengakui adanya kelalaian dalam mengendalikan situasi ketika kejadian berlangsung. Ia menyebut peristiwa tersebut sebagai pembelajaran agar lebih sigap dan bertanggung jawab ke depannya.

Manajemen Newport juga menyampaikan permintaan maaf terkait kegaduhan yang muncul setelah peristiwa tersebut viral.

Direktur Newport, Handoko Sasongko, menyatakan aktivitas tersebut bukan bagian dari program, konsep promosi, tantangan, maupun arahan yang dibuat atau direncanakan oleh pihak Newport.

Menurutnya, aktivitas tersebut muncul secara spontan dari pengunjung yang berada di lokasi. Manajemen Newport juga mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan di lapangan sehingga tindakan yang dinilai tidak sesuai dengan nilai agama, keyakinan, budaya, dan adat istiadat masyarakat dapat terjadi.

Perkembangan lebih lanjut terkait perkara ini masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan Polda Metro Jaya.

 

 

 

 

Editor Tim Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025

Exit mobile version