Kekeringan Muaro Jambi Agustus 2026: 3.339 Hektare Lahan Berpotensi Kering, 2.089 Hektare Padi Terdampak

TerkiniJambi
Gambar info grafis dampak kekeringan sektor pertanian kabupaten Muaro Jambi Agustud 2026
Gambar info grafis dampak kekeringan sektor pertanian kabupaten Muaro Jambi Agustud 2026

Tanaman Hortikultura Turut Terdampak

Selain padi sawah, kekeringan juga berdampak terhadap sektor hortikultura. Dalam laporan krisis tersebut tercatat sekitar 171 hektare tanaman hortikultura terdampak.

Komoditas yang terdampak antara lain tanaman cabai dan sayuran di Kecamatan Kumpeh seluas 144 hektare, kemudian Jalua Hutar 22 hektare, serta Mangostin 5 hektare yang mengalami gangguan akibat kekeringan.

Baca Juga :  KPK Telisik Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Kawasan Geopark Raja Ampat

Kebakaran Lahan di Sungai Gelam

Ancaman terhadap sektor pertanian juga diperparah dengan adanya kebakaran lahan di wilayah Sungai Gelam. Berdasarkan laporan tersebut, kebakaran secara langsung telah mengenai sekitar 3 hektare lahan, yang menghanguskan tanaman nanas di wilayah Sungai Gelam.

Baca Juga :  Bupati BBS Hadiri HUT Bhayangkara ke-79: "Polri Sahabat Rakyat, Bukan Sekadar Penegak Hukum"

Kondisi kekeringan tersebut menunjukkan pentingnya langkah mitigasi untuk mengurangi risiko kerusakan tanaman dan menjaga keberlangsungan sektor pertanian di Kabupaten Muaro Jambi.

 

Sumber data: Infografis Laporan Krisis Dampak Kekeringan Sektor Pertanian Kabupaten Muaro Jambi, Agustus 2026.

 

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025