Didemo Ormas, PT Orang Tua Minta Maaf soal Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

TerkiniJambi
Aksi unjuk rasa dilakukan sejumlah organisasi masyarakat, salah satunya Forum Betawi Rempug (FBR). Massa meminta pihak perusahaan memberikan penjelasan sekaligus menunjukkan tanggung jawab atas kejadian yang menjadi sorotan publik tersebut.
Aksi unjuk rasa dilakukan sejumlah organisasi masyarakat, salah satunya Forum Betawi Rempug (FBR). Massa meminta pihak perusahaan memberikan penjelasan sekaligus menunjukkan tanggung jawab atas kejadian yang menjadi sorotan publik tersebut.

JAKARTA, – PT Orang Tua Group menyampaikan permohonan maaf secara terbuka setelah polemik tantangan menghafal Al-Qur’an dengan imbalan minuman keras di booth Newport dalam festival musik The Sounds Project di Ancol, Jakarta Utara, memicu aksi unjuk rasa sejumlah organisasi masyarakat.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Direktur Newport, <strong>Handoko Sasongko</strong>, saat menemui massa aksi di depan kantor Orang Tua Group, Jakarta Barat, Jumat (14/8/2026).

Handoko menegaskan bahwa kejadian yang berlangsung di booth Newport pada festival musik tersebut bukan merupakan instruksi ataupun program yang dibuat oleh manajemen perusahaan.

PT Orang Tua Klaim Insiden Terjadi karena Kesalahan di Lapangan

Baca Juga :  Irlandia Tuam: Dari Rahasia Gelap Sejarah Kasus 796 Bayi di Tangki Limbah

Menurut Handoko, insiden tersebut merupakan kesalahan teknis yang terjadi di lapangan. Pihak perusahaan juga menyatakan kasus tersebut kini telah ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Manajemen Newport, kata dia, menyesalkan kejadian yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, khususnya umat Muslim.

Perusahaan menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.

FBR Gelar Aksi di Depan Kantor OT Group

Aksi unjuk rasa dilakukan sejumlah organisasi masyarakat, salah satunya Forum Betawi Rempug (FBR). Massa meminta pihak perusahaan memberikan penjelasan sekaligus menunjukkan tanggung jawab atas kejadian yang menjadi sorotan publik tersebut.

Baca Juga :  Ketua Umum Forkom Ormas Provinsi Jambi Desak Polda Jambi Proses Hukum Dugaan Penimbunan Solar Ilegal PT BES

Ketua Korwil FBR Jakarta Barat Mudjamil Saleh, menyampaikan bahwa pihaknya tidak menerima tindakan yang dianggap menjadikan ayat suci sebagai bagian dari kegiatan promosi.

FBR juga menyatakan akan mengawal proses hukum kasus tersebut hingga selesai. Meski demikian, massa aksi diimbau tetap menjaga ketertiban dan membubarkan diri secara damai setelah menyampaikan aspirasi.

Polisi Tangani Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah melakukan penyelidikan terhadap peristiwa yang terjadi di booth Newport saat The Sounds Project berlangsung pada Minggu (9/8/2026).

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025