SENGETI, – Seorang warga Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan, ditemukan meninggal dunia di kawasan kebun Kelurahan Jambi Kecil, Selasa (16/6/2026).
Korban diketahui bernama Junaidi (29), seorang buruh yang berdomisili di RT 02 Desa Danau Kedap, Kecamatan Maro Sebo.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban terakhir kali terlihat pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB saat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi mencari ikan di kawasan persawahan. Namun hingga sore hari sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah.
Khawatir terjadi sesuatu, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa dan masyarakat setempat. Pencarian sempat dilakukan pada malam hari, namun belum membuahkan hasil.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB dengan melibatkan masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tim Basarnas, serta unsur terkait lainnya.
Sekitar pukul 09.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah sebuah pondok yang berada di area kebun milik warga.
Berdasarkan keterangan awal di lokasi kejadian, korban diduga meninggal akibat tersambar petir. Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan sejumlah tanda pada tubuh korban yang mengarah pada kejadian sambaran petir.
Meski demikian, pihak berwenang masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul pada tubuh korban.
Sejumlah barang milik korban juga ditemukan masih berada di lokasi, di antaranya sebuah tas kecil yang masih melekat di badan korban, pakaian yang dikenakan korban, serta satu unit telepon genggam.
Setelah ditemukan, warga bersama aparat setempat segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi serta pihak Kepolisian Sektor Maro Sebo untuk penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak Polsek Maro Sebo masih melakukan koordinasi dan penyelidikan guna memastikan seluruh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.





