BMKG Deteksi 5 Hotspot di Jambi, Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem dan Karhutla

TerkiniJambi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lima titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi ( Gambar Ilustrasif Redaksi/Ist )
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lima titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi ( Gambar Ilustrasif Redaksi/Ist )

JAMBI– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lima titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kemunculan hotspot tersebut terjadi bersamaan dengan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda wilayah Jambi, Rabu (29/4/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan satelit SNPP dan NOAA20 pada Selasa (28/4/2026) pukul 00.00 hingga 16.00 WIB, kelima hotspot terdeteksi dengan tingkat kepercayaan sedang, yakni berkisar antara 30 hingga 79 persen.

Sebaran titik panas terpantau berada di beberapa wilayah, antara lain Kecamatan Kumpeh Ulu di Kabupaten Muaro Jambi, Kecamatan Betara dan Bram Itam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Mendahara Ulu di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta Kecamatan Tengah Ilir di Kabupaten Tebo.

“Data pemantauan satelit ini menjadi salah satu indikator awal kita dalam memantau potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Provinsi Jambi. Oleh karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” jelas BMKG dalam laporan resminya.

Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai

Selain ancaman karhutla, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Jambi.

Baca Juga :  Terungkap Dugaan "Bilik Asmara" di Lapas Pamekasan: Tarif Ratusan Ribu, Kalapas Membantah, KPK Bisa Turun Tangan?

Wilayah ini diprakirakan akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari.

Baca Juga :  Kemenag Jambi Tetapkan Lokasi Rukyatul Hilal 17 Februari, Libatkan Tim Falakiyah dan Pengadilan Agama

Cuaca ekstrem tersebut berpotensi berdampak pada sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Kerinci (Gunung Raya, Batang Merangin, Keliling Danau, Bukitkerman), Kabupaten Merangin (Jangkat, Muara Siau, Lembah Masurai, Nalo Tatan, Batang Masumai, Renah Pembarap, Pangkalan Jambu, Tiang Pumpung), serta Kabupaten Sarolangun (Batang Asai, Limun, Cermin Nan Gedang).

Selain itu, wilayah Kabupaten Muaro Jambi (Mestong) dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tungkal Ulu, Pengabuan, Tebing Tinggi, Batang Asam, Senyerang) juga berpotensi terdampak kondisi cuaca tersebut.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025