Diduga Sudah Dikuntit Sebelum Disiram Air Keras, Serangan ke Aktivis KontraS Andrie Yunus Dinilai Upaya Teror terhadap Pembela HAM

TerkiniJambi
Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus,
Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus,

“Kami melakukan penyelidikan secara ilmiah, memeriksa saksi-saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Kasus ini menjadi atensi khusus pimpinan,” ujar perwakilan Polri.

Polisi juga menyebut laporan perkara telah dibuat dan kasus ini ditangani dengan pasal penganiayaan berat dalam KUHP karena tindakan penyiraman air keras dapat mengancam keselamatan korban.

Baca Juga :  Adrian Gunadi Buron Interpol, Kini Jadi CEO Fintech di Qatar: OJK Geram, Polri Bergerak

Sejumlah kalangan masyarakat sipil menilai, apabila dugaan penguntitan sebelum serangan terbukti, maka kasus ini dapat dikategorikan sebagai teror terhadap pembela HAM.

Dalam kondisi tersebut, negara berkewajiban memberikan perlindungan khusus serta memastikan proses hukum berjalan transparan dan tuntas.

Baca Juga :  Diduga Lepaskan Bandar Narkoba yang Ditangkap Warga, Mapolsek di Madina Dibakar

Kasus ini menjadi sorotan publik karena dinilai menguji komitmen aparat penegak hukum dalam menjamin keselamatan warga negara, terutama mereka yang aktif mengkritik kebijakan pemerintah.

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025