Warga dan DPRD Desak Pemkab Muaro Jambi Segera Bangun Sekolah Layak di Tanjung Lebar

TerkiniJambi
Anggota DPRD Muaro Jambi Sartono BE Kondisi bangunan sekolah dasar di Desa Tanjung Lebar yang dinilai tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar.
Anggota DPRD Muaro Jambi Sartono BE Kondisi bangunan sekolah dasar di Desa Tanjung Lebar yang dinilai tidak layak untuk kegiatan belajar-mengajar.

SENGETI — Kondisi bangunan sekolah dasar di Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, kembali menjadi sorotan serius. Ruang kelas yang hanya berdinding papan lapuk, atap yang sering bocor saat hujan, serta ukuran ruangan yang sempit dinilai jauh dari standar layak untuk proses belajar-mengajar.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Sartono, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi melalui Dinas Pendidikan untuk segera mengambil langkah nyata membangun sekolah baru yang representatif di desa tersebut. Menurutnya, kondisi sekolah yang ada saat ini sangat memprihatinkan dan tidak layak digunakan anak-anak dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Posyandu sebagai Garda Terdepan: Ketua TP Posyandu Muaro Jambi Tegaskan Komitmen di Rakornas 2025

“Saya tegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap amanat Pasal 31 UUD 1945 yang menjamin hak setiap warga negara atas pendidikan. Tidak ada alasan lagi membiarkan anak-anak belajar di kelas yang hampir roboh,” ujar Sartono kepada media, Rabu (20/2/2026).

Sartono menambahkan bahwa fasilitas pendidikan yang layak merupakan fondasi untuk mencetak generasi unggul. “Tanpa ruang belajar yang baik, mustahil kita bisa berharap lahirnya sumber daya manusia berkualitas di daerah ini,” tambahnya.

Baca Juga :  Muaro Jambi Siaga Karhutla 2025: Bupati Instruksikan Langkah Nyata Libatkan Semua Pihak

Fraksi Golkar DPRD Muaro Jambi berharap pembangunan ruang kelas baru dapat segera dimasukkan ke dalam prioritas utama anggaran Dinas Pendidikan, serta didukung penuh oleh eksekutif dan legislatif. Sinergi ini dinilai penting agar kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah desa dan kota dapat perlahan diminimalisir.

Warga setempat menyambut baik desakan tersebut dan berharap implementasi pembangunan dapat segera direalisasikan, sehingga anak-anak tidak lagi harus menempuh pendidikan dalam kondisi fasilitas yang memprihatinkan.

. Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025