Update Terbaru Bencana Sumatra: Korban Tewas Capai 1.006 Orang, Ratusan Masih Hilang

TerkiniJambi
Evakuasi dan pencarian korban bencana di wilayah terdampak Sumatra. (Ilustrasi/Basarnas)
Evakuasi dan pencarian korban bencana di wilayah terdampak Sumatra. (Ilustrasi/Basarnas)

JAKARTA, — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis data terbaru terkait bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Per **data per 14 Desember 2025**, total korban jiwa yang meninggal dunia telah menembus angka **1.006 orang**, sementara **217 lainnya masih dinyatakan hilang** dan pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

BNPB mengungkapkan bahwa provinsi **Aceh** mencatat korban meninggal tertinggi dengan ratusan jiwa, diikuti oleh **Sumatera Utara** dan **Sumatera Barat**. Sebagian besar korban merupakan warga dari daerah-daerah yang terpukul oleh gelombang banjir dan longsor akibat curah hujan ekstrem akhir November lalu.

Baca Juga :  Muaro Jambi Siaga Karhutla 2025: Bupati Instruksikan Langkah Nyata Libatkan Semua Pihak

Selain korban meninggal dan hilang, bencana ini juga melukai ribuan warga di tiga provinsi tersebut. Lebih dari **5.400 orang dilaporkan mengalami luka-luka**, banyak di antaranya dirawat di fasilitas kesehatan setempat.

Ribuan rumah rusak berat dan ratusan fasilitas umum terdampak, memaksa ratusan ribu warga mengungsi ke lokasi aman. BNPB mencatat penurunan jumlah pengungsi dibandingkan minggu sebelumnya, namun kebutuhan logistik dan fasilitas dasar masih menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan.

Pemerintah pusat dan daerah terus meningkatkan operasi penanganan bencana, termasuk pendistribusian bantuan logistik, penyediaan air bersih, serta koordinasi medis di titik-titik evakuasi. Akses menuju sejumlah desa yang sebelumnya terisolasi kini mulai terbuka setelah bantuan alat berat dan tim relawan dikerahkan.

Baca Juga :  Bupati Muaro Jambi Serahkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran di Kumpeh Ulu

“Kami berkomitmen memastikan seluruh kebutuhan dasar, termasuk makanan, air bersih, dan obat-obatan, tersedia bagi masyarakat terdampak,” ujar pejabat BNPB dalam pernyataannya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa potensi hujan dengan intensitas tinggi masih cukup tinggi di wilayah Sumatra dalam beberapa hari ke depan. Warga dihimbau siaga terhadap kemungkinan banjir susulan dan tanah longsor, terutama di daerah dengan topografi berbukit.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025