Harga TBS Sawit di Jambi Capai Rp 3.409,38/Kg untuk Usia 10-20 Tahun pada Periode 21-27 November 2025

TerkiniJambi
Ilustrasi Gambar TBS Sawit di Perkebunan Sawit Rakyat ( Pholo Ilustrasi Dok : Redaksi/Ist )
Ilustrasi Gambar TBS Sawit di Perkebunan Sawit Rakyat ( Pholo Ilustrasi Dok : Redaksi/Ist )

Jambi – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk petani mitra plasma di Provinsi Jambi pada periode 21–27 November 2025 resmi ditetapkan sebesar Rp 3.409,38 per kilogram untuk tanaman berusia 10-20 tahun. Penetapan ini mengikuti rapat evaluasi rutin yang digelar oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.

Ketua tim penetapan harga dari Dinas Perkebunan menyampaikan bahwa angka ini menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan periode sebelumnya, tetapi tetap di level “tertinggi” untuk rentang usia tersebut di provinsi ini. Hal ini menunjukkan bahwa pasar TBS di Jambi masih bergerak di kisaran Rp 3.000-an per kilogram meskipun mengalami fluktuasi. [Catatan: angka tertinggi untuk 10-20 tahun]

Rincian harga menurut usia tanaman

Menurut data resmi, besaran harga per kilogram untuk beberapa kelompok usia tanaman pada periode ini adalah sebagai berikut:

  • Usia 3 tahun: ± Rp 2.600 – 2.700/kg
  • Usia 4 tahun: ± Rp 2.800 – 2.900/kg
  • Usia 5 tahun: ± Rp 3.000 – 3.100/kg
  • Usia 6 tahun: ± Rp 3.100 – 3.300/kg
  • Usia 7 tahun: ± Rp 3.300 – 3.400/kg
  • Usia 8 tahun: ± Rp 3.400 – 3.500/kg
  • Usia 9 tahun: ± Rp 3.500 – 3.600/kg
  • Usia 10-20 tahun: Rp 3.409,38/kg
Baca Juga :  Harga TBS Sawit Jambi Kembali Turun Rp63,81 /kg periode 13–19 Juni 2025 : Harga Tak Stabil, Produksi Rugi

Angka-angka tersebut menegaskan bahwa usia tanaman menjadi faktor signifikan dalam menentukan harga pembelian. Semakin tua usia tandan buah sawit, semakin tinggi harga yang diperoleh petani mitra plasma.

Baca Juga :  Komisi I DPR Kota Jambi Pantau Langsung Penanganan Kasus Asusila di Polda Jambi

Beberapa hal yang menjadi latar belakang kondisi harga saat ini, menurut pengamatan petani dan pihak pabrik kelapa sawit (PKS):

  • Harga komoditas turun-naik di pasar internasional, khususnya harga minyak sawit mentah (CPO) yang menjadi acuan. Penurunan CPO dan inti sawit (kernel) sebelumnya telah memicu penurunan harga TBS di Jambi.
  • Usia tanaman menjadi salah satu faktor penting — tanaman muda menghasilkan rendemen lebih rendah, sehingga harga pembelian pun lebih rendah.
  • Musim “trek” atau menurunnya produktivitas tandan buah sawit juga memengaruhi pendapatan petani, meskipun harga per kg tinggi. Beberapa petani menyatakan bahwa meski harga tinggi, jumlah tandan yang dipanen sedikit.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025