“Masyarakat sudah menyampaikan apa yang menjadi keresahannya. Kami di DPRD akan mengawal aspirasi ini. Rekomendasi ini juga kami sampaikan kepada pihak eksekutif untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
DPRD Rekomendasikan Relokasi
Dalam hearing tersebut, Komisi I bersama lintas komisi DPRD Muaro Jambi menghasilkan sejumlah rekomendasi.
Salah satunya meminta Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi segera menyikapi persoalan yang berkaitan dengan PT SAS serta permohonan percepatan penyelesaian masalah rencana pembangunan stockpile dan hauling batu bara di Mendalo Darat dan sekitarnya.
DPRD juga merekomendasikan agar pembangunan stockpile dan hauling batu bara PT SAS dipertimbangkan untuk direlokasi dari kawasan Mendalo Darat dan sekitarnya.
Rekomendasi tersebut berkaitan dengan persoalan wilayah dan perizinan pertambangan yang menjadi perhatian DPRD, mengingat lokasi kegiatan berada di Kecamatan Jambi Luar Kota.
Akan Dibahas Kembali Bersama Pimpinan DPRD
Komisi I DPRD Muaro Jambi juga merekomendasikan agar persoalan tersebut dibawa dalam rapat lanjutan bersama pimpinan DPRD Kabupaten Muaro Jambi.
Faatumbu mengatakan DPRD akan mengawal persoalan tersebut sesuai aspirasi yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, kegiatan pembangunan maupun usaha tetap perlu memperhatikan aturan dan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi.
“Yang kami perjuangkan adalah kepastian aturan dan kepentingan masyarakat. Kalau keberadaan stockpile dan hauling ini memang menimbulkan dampak besar dan persoalan di tengah masyarakat, maka harus dicarikan solusi. Salah satunya adalah relokasi,” jelasnya.
Ia juga meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD.
“Jangan sampai masyarakat hanya diminta menerima dampak dari sebuah pembangunan. Masyarakat harus dilibatkan dan kepentingannya harus diperhatikan,” tandasnya.
Rencana pembangunan stockpile dan hauling tersebut selanjutnya menjadi bagian dari pembahasan lanjutan DPRD Muaro Jambi bersama pihak terkait.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
