Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: Sejarah, Makna dan Keteladanan Rasulullah

TerkiniJambi
Umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 25 Agustus 2026. Peringatan tersebut bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah dan menjadi hari libur nasional di Indonesia.
Umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa, 25 Agustus 2026. Peringatan tersebut bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah dan menjadi hari libur nasional di Indonesia.

Ketika Nabi Muhammad SAW berusia sekitar enam tahun, Aminah binti Wahab meninggal dunia. Selanjutnya, beliau diasuh oleh sang kakek, Abdul Muthalib. Dua tahun kemudian, Abdul Muthalib juga meninggal dunia sehingga pengasuhan Nabi Muhammad SAW dilanjutkan oleh pamannya, Abu Thalib.

Sejak usia muda, Nabi Muhammad SAW dikenal sebagai pribadi yang jujur, dapat dipercaya, dan memiliki akhlak yang baik. Masyarakat Makkah memberikan beliau gelar Al-Amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya.

Ketika beranjak dewasa, Nabi Muhammad SAW bekerja dan berdagang. Kejujuran serta sifat amanah beliau membuatnya dipercaya oleh banyak orang. Beliau kemudian menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, seorang perempuan terhormat dan saudagar yang sebelumnya mempercayakan urusan perdagangan kepadanya.

Baca Juga :  MA Tolak Kasasi Jaksa, Septia Mantan Karyawan Jhon LBF Resmi Bebas

Awal Kenabian dan Perjalanan Dakwah

Pada usia 40 tahun, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama ketika berada di Gua Hira. Malaikat Jibril membawa wahyu dari Allah SWT yang menjadi awal perjalanan kenabian beliau.

Setelah menerima wahyu, Nabi Muhammad SAW menjalankan tugas sebagai utusan Allah SWT dan mulai menyampaikan ajaran Islam. Dakwah pada awalnya dilakukan secara terbatas kepada keluarga dan orang-orang terdekat, sebelum kemudian berkembang menjadi dakwah terbuka kepada masyarakat Makkah.

Perjalanan dakwah Rasulullah SAW menghadapi berbagai penolakan, tekanan, dan perlakuan buruk dari sebagian masyarakat Quraisy. Namun, beliau tetap menunjukkan kesabaran, keteguhan, keberanian, serta kasih sayang dalam menyampaikan risalah Islam.

Baca Juga :  DKPP Temukan Penggunaan Jet Pribadi Oleh KPU Senilai Rp90 M dari APBN

Setelah melalui berbagai peristiwa penting, termasuk hijrah ke Madinah, dakwah Islam berkembang semakin luas. Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi pemimpin spiritual, tetapi juga membangun kehidupan masyarakat berdasarkan persaudaraan, keadilan, dan kepedulian terhadap sesama.

Nabi Muhammad SAW kemudian wafat di Madinah pada tahun 632 Masehi setelah menyelesaikan tugas kerasulannya. Kehidupan beliau sejak lahir hingga wafat menjadi bagian penting dari sejarah Islam dan menjadi teladan bagi umat Muslim.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025