BPBD Muaro Jambi Tetapkan Status Siaga Hidrometeorologi, 65 Wilayah Masuk Zona Rawan Banjir

TerkiniJambi
Sebanyak 65 wilayah yang dipetakan rawan terdampak banjir terdiri dari 2 kelurahan dan 63 desa yang tersebar di Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Jambi Luar Kota, Taman Rajo, Sekernan, dan Maro Sebo.
Sebanyak 65 wilayah yang dipetakan rawan terdampak banjir terdiri dari 2 kelurahan dan 63 desa yang tersebar di Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Jambi Luar Kota, Taman Rajo, Sekernan, dan Maro Sebo.

SENGETI, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muaro Jambi menetapkan status siaga hidrometeorologi setelah sebanyak 65 wilayah di enam kecamatan masuk kategori rawan banjir.

Penetapan status siaga tersebut dilakukan menyusul meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir yang berpotensi memicu luapan sungai di sejumlah kawasan permukiman warga.

Sebanyak 65 wilayah yang dipetakan rawan terdampak banjir terdiri dari 2 kelurahan dan 63 desa yang tersebar di Kecamatan Kumpeh, Kumpeh Ulu, Jambi Luar Kota, Taman Rajo, Sekernan, dan Maro Sebo.

Wilayah-wilayah tersebut dinilai rentan mengalami genangan hingga banjir akibat tingginya intensitas hujan serta kondisi geografis dataran rendah.

Baca Juga :  Sekda Buka Sosialisasi KPR FLPP BP Tapera: Akses Rumah Terjangkau bagi ASN dan MBR

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Muaro Jambi, Anari Hasiholan Sitorus, mengatakan pemetaan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memperkuat kesiapsiagaan dan mempercepat penanganan saat kondisi darurat terjadi.

“Curah hujan beberapa waktu terakhir cukup tinggi dan relatif merata di wilayah Muaro Jambi. Pemetaan ini kami lakukan untuk memastikan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran saat kondisi darurat terjadi,” ujarnya.

Dari seluruh wilayah yang dipetakan, Kecamatan Kumpeh menjadi daerah dengan potensi banjir paling dominan. Sedikitnya terdapat 16 desa dan satu kelurahan di wilayah tersebut yang masuk kategori rawan banjir.

Kondisi tersebut diperparah oleh letak geografis dataran rendah serta meluapnya sejumlah anak sungai yang bermuara ke Sungai Batanghari.

Baca Juga :  Gudang BBM Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap di Muaro Jambi, Aktivitas PT Merah Putih PetroGas Jadi Sorotan

BPBD Muaro Jambi juga mengingatkan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat yang tinggal di bantaran sungai maupun kawasan rendah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir dan longsor.

Selain melakukan pemetaan wilayah rawan, BPBD bersama pemerintah kecamatan dan desa juga telah mengaktifkan koordinasi kesiapsiagaan, mulai dari penyiapan personel, jalur evakuasi, hingga logistik kebencanaan.

Langkah tersebut dilakukan untuk menekan risiko korban jiwa serta meminimalisir dampak kerugian apabila terjadi bencana.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025