JAMBI – Kabar kurang menggembirakan datang dari sektor perkebunan. Petani kelapa sawit di Provinsi Jambi mulai merasakan tekanan setelah harga Tandan Buah Segar (TBS) kembali mengalami penurunan.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi, harga TBS sawit turun tipis sebesar Rp87,28 per kilogram.
Untuk periode 17–23 April 2026, harga TBS kelapa sawit dengan usia tanam 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.958,82 per kilogram.
Berikut rincian harga TBS kelapa sawit di Provinsi Jambi berdasarkan usia tanam:
- Umur 3 tahun: Rp3.070,00/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.298,56/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.448,72/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.591,58/kg
- Umur 7 tahun: Rp3.681,96/kg
- Umur 8 tahun: Rp3.762,10/kg
- Umur 9 tahun: Rp3.835,00/kg
- Umur 10–20 tahun: Rp3.958,82/kg
- Umur 21–24 tahun: Rp3.843,62/kg
- Umur 25 tahun: Rp3.674,45/kg
Sementara itu, harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan sebesar Rp15.350,22 per kilogram. Sedangkan harga inti sawit (kernel) berada di angka Rp15.299,00 per kilogram dengan indeks K sebesar 95,02 persen.
Penurunan harga TBS ini berdampak langsung terhadap pendapatan petani sawit di Jambi, meskipun penurunannya tergolong tipis.
Pelaku usaha dan petani diharapkan tetap memantau perkembangan harga serta menjaga kualitas produksi agar tetap kompetitif di tengah fluktuasi pasar.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
Sumber Dok Disbun Provinsi Jambi
