Anggota Polisi Jadi Korban Begal di Bekasi, Teriakan Minta Tolong Tak Berani Ditanggapi Warga

TerkiniJambi
Aksi kejahatan jalanan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi. Seorang anggota kepolisian menjadi korban pembegalan saat melintas di kawasan Cikarang Utara.
Aksi kejahatan jalanan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi. Seorang anggota kepolisian menjadi korban pembegalan saat melintas di kawasan Cikarang Utara.
  • DE (24), pelaku utama pembacokan
  • AR (21), joki motor sekaligus penjual motor hasil kejahatan
  • SD (19), berperan sebagai penadah

“Ketiga pelaku sudah kami amankan dan peran masing-masing telah kami ketahui, termasuk pelaku yang menggunakan celurit,” kata AKBP Gogo.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya senjata tajam, sepeda motor milik korban, serta jaket korban yang sobek akibat serangan.

Baca Juga :  Langkah Awal Menuju 2025, Lanud Raden Sadjad Natuna Gelar Apel Khusus Tahun Baru

Terancam Hukuman hingga 12 Tahun Penjara

Para tersangka dijerat Pasal 365 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara. Penyidik juga membuka kemungkinan penerapan pasal tambahan terkait kepemilikan senjata tajam.

Kasus ini kembali memunculkan keprihatinan publik terhadap keamanan ruang publik sekaligus rendahnya keberanian warga menolong korban kejahatan karena ketakutan berhadapan dengan proses hukum.

Baca Juga :  Ketua Gabungan Oraganisasi Wanita GOW Kabupaten Muaro Jambi, Novi Astrianti, SE., bersama Ketua Darma Wanita Kabupaten Muaro Jambi, Supriati Budhi, mengunjungi UMKM

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan pertolongan kepada korban kejahatan dan menegaskan bahwa warga yang bertindak dengan itikad baik tidak akan dipidana sepanjang tidak melanggar hukum.

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025