Jakarta, — Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menceritakan pengalaman singkat yang membuatnya tersenyum saat sedang berolahraga di area pusat kota. Dalam momen tersebut, sejumlah warga yang mengenalinya sempat menegur dengan pertanyaan terkait aksi bagi-bagi beras yang sempat viral beberapa waktu lalu.
Menurut Zulhas, ketika ia melintas di kawasan Jalan Sudirman, ada beberapa warga yang menyapanya. Salah seorang ibu-ibu bahkan menyelanya dengan nada jenaka: “Pak, berasnya mana? Kok enggak ikut gotong?” — komentar yang disampaikan sambil tertawa dan langsung mencairkan suasana.
Menko Pangan itu menanggapi dengan ringan. Ia mengatakan bahwa pada waktu itu memang sedang berolahraga, sehingga tidak membawa karung beras. Jawaban singkatnya yang bercanda itu langsung mengundang gelak tawa warga yang ada di sekitar lokasi.
Kejadian itu mengingatkan publik pada video yang sempat beredar — memperlihatkan Zulhas memanggul kantong beras saat meninjau dampak bencana di sejumlah daerah. Aksi tersebut memicu beragam reaksi: ada yang memuji sebagai bentuk kepedulian, namun ada pula yang menilai sebagai gerakan pencitraan.
Zulhas menjelaskan bahwa kebiasaan memberi bantuan—termasuk membagikan beras—bukan hal baru baginya dan berasal dari ajaran orang tua. Ia menyebut bahwa tradisi itu ia lakukan sebagai bagian dari nilai kemanusiaan yang ditanamkan sejak kecil.
“Saya lagi olahraga, karena capek juga gotong beras,”
Peristiwa ringan seperti ini menjadi pengingat bahwa figur publik kerap berinteraksi secara spontan dengan masyarakat — momen yang kadang sederhana, namun mampu menarik perhatian publik dan media.
Sumber: Laporan langsung dari sejumlah media yang memuat pernyataan Zulhas terkait insiden saat berolahraga. Lihat kutipan pernyataan dan liputan lapangan untuk konteks lebih lengkap.
