BEKASI — Aksi kejahatan jalanan kembali mengguncang wilayah Kabupaten Bekasi. Seorang anggota kepolisian menjadi korban pembegalan saat melintas di kawasan Cikarang Utara. Dalam kondisi terluka, korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun tidak ada warga yang berani keluar rumah karena khawatir terseret persoalan hukum.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Kecamatan Cikarang Utara, pada Rabu (2/4/2025) sekitar pukul 04.45 WIB, ketika situasi masih sepi dan aktivitas masyarakat belum dimulai.
Korban diketahui bernama Brigadir Abdul Azis, anggota kepolisian yang baru selesai menjalankan tugas dan sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor.
Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, korban dipepet oleh tiga orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Akibat sabetan tersebut, korban kehilangan kendali dan terjatuh dari kendaraannya. Brigadir Abdul Azis mengalami luka bacok di bagian lengan kiri.
“Korban sempat berteriak minta tolong karena diserang dan dibacok,” ujar AKBP Gogo Galesung, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, kepada wartawan.
Meski teriakan korban terdengar hingga ke permukiman sekitar, tidak ada warga yang berani memberikan pertolongan langsung. Beberapa warga mengaku memilih bertahan di dalam rumah karena takut terseret urusan hukum.
“Kami dengar teriakan minta tolong, tapi warga takut. Takut nanti malah disalahkan atau jadi saksi yang ribet urusannya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Situasi tersebut dimanfaatkan para pelaku untuk membawa kabur sepeda motor korban dan melarikan diri, meninggalkan korban dalam kondisi terluka di pinggir jalan.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah foto dan video korban beredar luas di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, Polres Metro Bekasi melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengamankan para pelaku.
Tiga orang tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial:
