JAMBI – Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) sekaligus Pengukuhan Orientasi Politik Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Jambi periode 2026–2031 resmi digelar dan dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP PKB, Dr. H. Cucun Ahmad Syamsurizal, M.A.P, Senin (9/2/2026), di Swiss-Belhotel Jambi.
Kegiatan strategis partai ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muaro Jambi Jurjani, Wakil Gubernur Jambi KH Drs. Abdullah Sani, M.Pd.I selaku Dewan Syuro PKB Jambi, serta Wali Kota Jambi Dr. Maulana.
Ketua DPW PKB Provinsi Jambi, Elpisina, dalam laporannya menegaskan bahwa Muskerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum konsolidasi dan penegasan arah kebijakan partai ke depan. Ia menyampaikan bahwa seluruh program kerja DPW telah dikontrakkan dan akan dijalankan secara berjenjang mulai dari DPC hingga ke tingkat pusat.
“Semua pengurus akan ditetapkan melalui mekanisme musyawarah dan kesepakatan bersama. Program kerja akan dijalankan secara kolektif oleh struktur partai,” ujar Elpisina.
Elpisina juga memaparkan capaian PKB Jambi pada Pemilu Legislatif 2024 yang berhasil meraih 34 kursi DPRD kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Capaian tersebut, kata dia, menjadi modal penting untuk menargetkan perolehan kursi yang lebih besar pada pemilu mendatang.
Muskerwil ini sekaligus menjadi ajang pengukuhan pengurus DPW PKB Jambi periode 2026–2031. Menariknya, struktur kepengurusan kali ini didominasi oleh generasi muda sebagai upaya penyegaran organisasi dan peningkatan energi gerak partai.
“Struktur kepengurusan kali ini lebih mengarah pada anak muda agar PKB memiliki semangat baru dan daya dorong yang lebih kuat,” tegas Elpisina.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurizal menyampaikan pesan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang berhalangan hadir. Dalam pesannya, Cak Imin menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan, fokus pada pembangunan daerah, sinergi antarstruktur partai, serta konsistensi menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
