Tunjangan Rumah DPRD Jabar Rp71 Juta, Tapi Tak Peka: Saat Pejabat Keluhkan Tidak Cukup untuk Beli Rumah

TerkiniJambi

Apa yang seharusnya dilakukan DPRD dan pemerintah daerah?

  • Transparansi: Publikasikan dasar perhitungan tunjangan, termasuk perbandingan regional dan komponen apa saja yang termasuk.
  • Evaluasi proporsionalitas: Tinjau ulang apakah tunjangan setara dengan fungsi dan beban kerja yang nyata, bukan sekadar tunjangan simbolis.
  • Konsultasi publik: Libatkan publik atau badan pengawas dalam proses peninjauan agar keputusan tidak sepihak dan terjamin akuntabilitasnya.
  • Prioritas anggaran: Pertimbangkan alokasi anggaran pro-rakyat—mis. program perumahan rakyat—jika penyesuaian anggaran memungkinkan.
Baca Juga :  Sekda Buka Sosialisasi KPR FLPP BP Tapera: Akses Rumah Terjangkau bagi ASN dan MBR

Pelebaran kesenjangan wacana antara elite politik dan rakyat biasa bukan sekadar masalah komunikatif — ia melemahkan legitimasi institusi. Jika DPRD Jawa Barat serius ingin mendapat kepercayaan publik, langkah pertama adalah bersikap terbuka dan menjelaskan. Mengeluh tanpa konteks hanya akan memperdalam skeptisisme publik dan memberi amunisi bagi narasi populis yang mengkritik elite.

Baca Juga :  Terbongkar Dugaan Dapur Fiktif MBG, DPR Soroti 5.000 Titik Bermasalah

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025