Indeks

Prabowo: Aparat Kantongi Indikasi Dalang Kericuhan, Janji Hadapi Mafia Sekuat Apapun

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan aparat keamanan telah mengantongi indikasi pihak-pihak yang diduga menjadi dalang kericuhan di sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir. Ia menekankan, penegak hukum tidak akan ragu menindak tegas siapa pun yang terbukti bertanggung jawab.

“Semua aparat negara akan selidiki siapa yang bertanggung jawab. Saya menduga sudah ada indikasi-indikasi, dan kita tidak akan ragu,” ujar Prabowo saat menjenguk korban kerusuhan di RS Polri, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).

Prabowo juga menegaskan komitmennya dalam menghadapi kelompok yang disebutnya sebagai mafia kuat yang mencoba mengacaukan negara. “Saya tidak ragu membela rakyat. Saya akan hadapi mafia-mafia sekuat apapun, atas nama rakyat. Saya bertekad memberantas korupsi,” tegasnya.

Kericuhan Disebut Terencana

Menurut Kepala Negara, rentetan kericuhan yang pecah bukanlah bentuk penyampaian aspirasi masyarakat secara damai, melainkan aksi terencana untuk menimbulkan gangguan. Ia mengungkapkan, aparat mendapati adanya kelompok dari luar daerah yang ikut masuk ke titik demonstrasi dengan tujuan membakar fasilitas publik, termasuk gedung DPRD di sejumlah wilayah.

“Jadi niatnya bukan menyampaikan pendapat, tapi bikin rusuh, mengganggu rakyat, dan menghancurkan upaya pembangunan,” ucap Prabowo.

Latar Belakang Aksi Massa

Gelombang unjuk rasa yang berujung ricuh bermula dari kontroversi tunjangan perumahan anggota DPR sebesar Rp50 juta per bulan. Publik menilai angka tersebut tidak masuk akal, terutama jika dibandingkan dengan upah minimum di Jakarta yang jauh lebih rendah. Ketegangan semakin meningkat setelah seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), tewas usai terserempet kendaraan taktis saat aksi di Jakarta.

Data terakhir menunjukkan sedikitnya tujuh orang meninggal dunia, ratusan lainnya luka-luka, dan kerugian akibat perusakan fasilitas publik ditaksir mencapai triliunan rupiah.

Respon Pemerintah

Menanggapi eskalasi, Presiden Prabowo membatalkan kunjungan resmi ke China dan memerintahkan aparat menindak tegas pelaku kericuhan. Ia juga menyetujui langkah pemangkasan tunjangan anggota DPR serta pembekuan perjalanan luar negeri bagi wakil rakyat sebagai bentuk koreksi atas kebijakan yang memicu protes.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025

Exit mobile version