Salah seorang aktivis warga, Lestari, menyatakan kekecewaannya atas absennya Bupati pada hari peringatan kemerdekaan.
“Hari kemerdekaan seharusnya menjadi momentum untuk menunjukkan kepemimpinan di depan rakyat. Kami berharap DPRD serius menindaklanjuti aspirasi warga,” kata Lestari.
Dengan kombinasi kondisi kesehatan Bupati yang dilaporkan serta tekanan politik dari DPRD dan masyarakat, situasi pemerintahan di Pati memasuki fase kritis yang akan menentukan kesinambungan kepemimpinan daerah.
Jika Pansus Hak Angket resmi dibentuk, tahapan pemeriksaan dan verifikasi bukti akan berlangsung menurut mekanisme DPRD. Publik dan berbagai pihak terkait di Pati menunggu proses hukum dan politik yang transparan dan akuntabel.
Editor Redaksi @terkinijambi.com