Prabowo Bantah Anggapan ‘Dibohongi’ Menteri-Menterinya

TerkiniJambi

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto membantah anggapan bahwa ia ‘dibohongi’ oleh jajaran menteri-menterinya di Kabinet Merah Putih.
Ia menyebut ada pihak yang menyebut Prabowo ‘dibohongi’ oleh anak buahnya dan perekonomian RI hanya bagus di atas kertas. Prabowo menampik anggapan itu.

“Saya sangat gembira. Setiap kali melihat suatu keberhasilan yang nyata. Ada yang mengatakan saya dibohongi oleh menteri-menteri saya. Ada yang mengatakan bahwa ekonomi Indonesia bagus hanya di atas kertas. Tidak, di depan mata, ekonomi kita di depan mata,” kata Prabowo di Sumatra Selatan, Rabu (23/4).

Baca Juga :  LSM Sembilan: Sekda Sudirman Akui Perbuatan Melawan Hukum Terkait Nonjob 13 Pejabat Pemprov Jambi

Prabowo menekankan bahwa perekonomian RI saat ini berada dalam posisi yang kuat dan akan lebih kuat lagi ke depan. Ia mengatakan bahwa dirinya dan jajaran tengah berjuang keras dalam memperjuangkan itu ke depan.

Prabowo menegaskan Indonesia bukan hanya akan swasembada pangan, melainkan akan menjelma menjadi lumbung pangan dunia.

“Sekarang saja kita sudah bisa bantu negara lain. Kita bantu tetangga-tetangga kita, saudara-saudara kita dari segi kemanusiaan,” katanya.

Ia mengatakan bahwa hal itu merupakan sesuatu yang membanggakan baginya selaku presiden.

“Saya menjadi presiden sebuah negara yang bukan minta-minta, tapi membantu saudara-saudara yang lain,” ujar dia.

Baca Juga :  TP PKK Kecamatan Sungai Bahar Ikuti Pembinaan 10 Program Pokok PKK Tahun 2025

Prabowo pun menyatakan selama urusan pangan aman terkendali di suatu negara, maka urusan lainnya pun akan mengikuti.

Ia menekankan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kekayaan alam yang sangat melimpah, dan hal itu haruslah dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

“Enggak usah takut saham naik atau turun. Bapak punya saham? Enggak? Enggak punya saham bapak? Ya, yang punya saham saya mengerti Anda juga berjasa. Tapi selama kita bisa produksi pangan, negara kita aman, enggak usah khawatir,” ucapnya.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025