Laporan tersebut juga menyebutkan terdapat delapan kecamatan yang terdampak kualitas udara selama periode pemantauan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Aang mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan mengurangi paparan asap ketika kualitas udara memburuk.
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, terutama gangguan pada saluran pernapasan, diimbau segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Sementara itu, data terbaru kasus ISPA masih menunggu rekapitulasi laporan dari seluruh Puskesmas hingga pukul 15.00 WIB hari ini.
Setelah data diterima, perkembangan kasus akan menjadi bahan evaluasi Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dalam menentukan langkah pemantauan dan respons kesehatan selanjutnya.
(Redaksi/Terkinijambi.com)
