Indeks

Gempa Magnitudo 7,7 Dirasakan di Morotai hingga Palu, BMKG Imbau Waspada Susulan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat getaran gempa dirasakan di sedikitnya 17 wilayah yang tersebar di Sulawesi dan Maluku Utara.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat getaran gempa dirasakan di sedikitnya 17 wilayah yang tersebar di Sulawesi dan Maluku Utara.

JAKARTA, – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah laut barat laut Pulau Karatung pada Senin (8/6/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat getaran gempa dirasakan di sedikitnya 17 wilayah yang tersebar di Sulawesi dan Maluku Utara.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.37 WIB. Episentrum berada di laut pada koordinat 5,79 Lintang Utara dan 125,14 Bujur Timur atau sekitar 244 kilometer barat laut Pulau Karatung dengan kedalaman 47 kilometer.

Guncangan paling kuat dilaporkan dirasakan masyarakat di Morotai, Halmahera Utara, dan Toli-Toli dengan intensitas IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian orang di luar bangunan.

Sementara itu, Kabupaten Gorontalo Utara merasakan guncangan dengan intensitas III-IV MMI.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan pasca gempa utama tersebut.

“Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi,” demikian imbauan BMKG dalam keterangan resminya.

17 Wilayah yang Merasakan Gempa M7,7

Berdasarkan laporan BMKG, wilayah yang merasakan getaran gempa meliputi:

  1. Morotai (IV MMI)
  2. Halmahera Utara (IV MMI)
  3. Toli-Toli (IV MMI)
  4. Kabupaten Gorontalo Utara (III-IV MMI)
  5. Batang Dua (III MMI)
  6. Ternate (III MMI)
  7. Halmahera Barat (III MMI)
  8. Gorontalo (III MMI)
  9. Halmahera Selatan (III MMI)
  10. Halmahera Timur (III MMI)
  11. Parigi Moutong (III MMI)
  12. Manado (III MMI)
  13. Minahasa (III MMI)
  14. Palu (III MMI)
  15. Bitung (III MMI)
  16. Bolaang Mongondow Timur (III MMI)
  17. Halmahera Tengah (III MMI)

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Namun masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pihak berwenang guna mengantisipasi perkembangan situasi.

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas seismik pascagempa dan akan menyampaikan pembaruan informasi apabila terjadi perkembangan lebih lanjut.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025

Exit mobile version