Halal Bihalal Dishub Muaro Jambi: Dari Seremoni ke Konsolidasi, Tegaskan Lompatan Kinerja Pelayanan Transportasi

TerkiniJambi
Momentum Halal Bihalal di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muaro Jambi tahun ini tidak sekadar menjadi tradisi pasca Lebaran.
Momentum Halal Bihalal di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muaro Jambi tahun ini tidak sekadar menjadi tradisi pasca Lebaran.

SENGETI, — Momentum Halal Bihalal di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muaro Jambi tahun ini tidak sekadar menjadi tradisi pasca Lebaran. Di balik suasana hangat dan penuh kebersamaan, terselip pesan kuat tentang konsolidasi internal dan penegasan komitmen terhadap pelayanan publik yang lebih tegas, disiplin, dan berintegritas.

Kegiatan yang digelar di Aula Sarana dan Prasarana Dishub Muaro Jambi, Rabu (1/4/2026), diikuti seluruh jajaran, mulai dari staf hingga pimpinan. Momentum ini menjadi titik balik untuk menyatukan langkah setelah padatnya aktivitas selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muaro Jambi, Muhammad Zuharman, SE., MM., dalam arahannya menegaskan bahwa Halal Bihalal harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan.

“Ini bukan hanya soal tradisi. Ini momentum untuk membersihkan hati, memperkuat kebersamaan, dan menyatukan langkah. Kita tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Sinergi adalah kunci utama dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegas Zuharman.

Ia juga memberikan apresiasi atas kinerja jajaran Dishub dalam pelaksanaan Pos Komando Taktis (Poskotis) Idulfitri yang berjalan dengan baik di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh personel yang telah bertugas dengan penuh tanggung jawab. Ini membuktikan bahwa kita mampu bekerja dalam tekanan dan tetap mengutamakan keselamatan serta pelayanan publik,” ujarnya.

Namun, di balik apresiasi tersebut, Zuharman juga menyampaikan pesan tegas. Ia menekankan bahwa ke depan tidak boleh ada lagi ruang bagi pelayanan yang lamban dan tidak maksimal.

“Kita harus lebih disiplin, lebih responsif, dan lebih profesional. Pelayanan transportasi tidak boleh stagnan. Kita harus hadir sebagai solusi di lapangan. Masyarakat menuntut kerja nyata, bukan rutinitas,” katanya dengan nada serius.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi saling bersalaman dan bermaaf-maafan antar pegawai. Momen ini tidak hanya menjadi simbol rekonsiliasi, tetapi juga mempererat hubungan emosional dalam lingkungan kerja.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025