Bupati Muaro Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Tanjung Ul

TerkiniJambi
>Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si, menyalurkan bantuan kepada Harun, warga RT 03 Desa Tanjung Ulu, Kecamatan Kumpeh Ilir, ( Dok Diskominfo ).
Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si, menyalurkan bantuan kepada Harun, warga RT 03 Desa Tanjung Ulu, Kecamatan Kumpeh Ilir, ( Dok Diskominfo ).

SENGETI, — Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menunjukkan kepedulian terhadap warganya yang tertimpa musibah. Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si, menyalurkan bantuan kepada Harun, warga RT 03 Desa Tanjung Ulu, Kecamatan Kumpeh Ilir, yang rumahnya ludes terbakar akibat kebakaran, Jumat (6/2/2026).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan respons cepat Pemkab Muaro Jambi atas musibah kebakaran yang menghanguskan rumah korban. Kehadiran Bupati di lokasi didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi, Ririn Novianty, S.E., serta sejumlah pejabat daerah, menjadi bentuk nyata empati dan perhatian pemerintah kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Muaro Jambi menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah yang dialami korban.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan atas nama pribadi, kami turut prihatin atas musibah kebakaran ini. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban korban dan membantu memenuhi kebutuhan mendesak pasca kejadian,” ujar Dr. Bambang Bayu Suseno.

Bupati yang akrab disapa Dr. BBS itu menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bentuk tanggung jawab dan kepedulian sosial.

Kehadiran kami hari ini adalah bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sekaligus wujud empati kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah kebakaran. Kami ingin memastikan bahwa pemerintah hadir, mendampingi, dan memberikan dukungan moril agar korban tetap kuat dan mampu bangkit,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa bantuan yang diberikan belum sebanding dengan kerugian yang dialami korban. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban dan memberikan semangat bagi korban.

Kami menyadari bantuan ini mungkin belum sebanding dengan kerugian yang dialami. Namun ini adalah wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat. Semoga dapat sedikit meringankan beban dan memberi kekuatan bagi korban,” tuturnya.

Untuk diketahui, peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dan terjadi pada Jumat malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Rumah korban yang sebagian besar terbuat dari papan membuat api dengan cepat membesar sehingga bangunan tidak dapat diselamatkan.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025