Indeks

Trump Klaim Venezuela Akan Serahkan Puluhan Juta Barel Minyak ke AS Usai Penahanan Maduro

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan klaim kontroversial bahwa otoritas sementara Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah kepada Amerika Serika
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan klaim kontroversial bahwa otoritas sementara Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah kepada Amerika Serika

WASHINGTON, – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan klaim kontroversial bahwa otoritas sementara Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak mentah kepada Amerika Serikat dalam beberapa pekan mendatang, beberapa hari setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro.

Rencana Penyerahan Minyak dan Kontrol Hasil Penjualan

Trump menyampaikan pernyataannya melalui unggahan di platform media sosialnya, Truth Social, Selasa (6/1). Dalam unggahan tersebut, Trump mengatakan bahwa minyak akan dijual dengan harga pasar dan bahwa hasil penjualannya akan berada di bawah kendali langsung dirinya sebagai Presiden AS untuk “kepentingan rakyat kedua negara”.

“Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa otoritas sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi kepada Amerika Serikat,” ujar Trump dalam unggahannya. Ia juga mengatakan telah meminta Menteri Energi AS untuk menindaklanjuti rencana ini segera.

Langkah ini muncul di tengah situasi geopolitik yang memanas setelah operasi militer AS terhadap target di Venezuela, di mana Presiden Maduro beserta istrinya Cilia Flores berhasil ditangkap dan dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan kriminal. Pemerintahan Trump menggambarkan operasi itu sebagai bagian strategi penegakan hukum dan penegasan kembali pengaruh AS di kawasan.

Respons Internasional dan Kontroversi Hukum

Pernyataan Trump telah memicu kritik dari berbagai pihak karena dinilai melampaui wewenang internasional. Pemerintah Venezuela sendiri melalui pejabatnya menyatakan bahwa negaranya tidak berada di bawah kontrol asing dan menolak klaim-klaim yang dinilai melanggar kedaulatan negara. Namun, Trump tetap menegaskan bahwa penyerahan minyak tersebut berjalan atas persetujuan otoritas sementara Venezuela.

Analis energi memperkirakan rencana penjualan puluhan juta barel minyak ini bisa mempengaruhi pasar minyak global, termasuk harga minyak mentah dunia. Meskipun jumlahnya besar, dampaknya terhadap pasokan global diperkirakan masih terbatas karena konsumsi harian AS mencapai jutaan barel.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025

Exit mobile version