Batam, – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menempatkan forum nasional sebagai ruang strategis untuk memperjuangkan kepentingan daerah. Hal ini tercermin dari kehadiran langsung Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Tahun 2026 yang digelar di Kota Batam.
Forum yang berlangsung selama dua hari, 19–20 Januari 2026, tersebut menjadi ajang konsolidasi antar kepala daerah kabupaten se-Indonesia dalam menyikapi tantangan pembangunan, mulai dari penguatan infrastruktur dasar, kemandirian pangan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rakernas Apkasi XVII mengusung tema “Wujudkan Asta Cita untuk Daerah yang Sejahtera”. Tema ini dinilai relevan dengan kondisi daerah yang membutuhkan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, khususnya dalam percepatan pembangunan berbasis potensi lokal.
Bupati Muaro Jambi menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah dalam forum Apkasi bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan suara daerah benar-benar didengar di tingkat nasional.
“Forum ini menjadi ruang diskusi untuk menyampaikan kebutuhan daerah, sekaligus belajar dari praktik baik kabupaten lain agar pembangunan di Muaro Jambi lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Dr. Bambang Bayu Suseno.
Dalam Rakernas tersebut, sejumlah isu strategis turut dibahas, salah satunya penguatan infrastruktur kabupaten. Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Kementerian Pekerjaan Umum, Bob Arthur Lombogia, menekankan bahwa infrastruktur dasar menjadi fondasi penting bagi konektivitas wilayah, pelayanan publik, serta hilirisasi ekonomi daerah.
Sementara itu, sektor pertanian juga menjadi perhatian utama. Menteri Pertanian RI, H. Andi Amran Sulaiman, menyoroti pentingnya membangun ekosistem pertanian daerah yang kuat sebagai penopang ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
“Penguatan sektor pertanian tidak hanya soal produksi, tetapi juga hilirisasi dan kesejahteraan petani. Ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah,” tegas Andi Amran Sulaiman.





