SENGETI – Anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi dari Fraksi Gerindra, Hj. Ade Erma Suryani, ST., SM., MM., CSEM., CPSP., CLMA, menegaskan pentingnya pendidikan tinggi sebagai kunci peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan silaturahmi dan kunjungan motivasi ke sejumlah sekolah bersama Universitas Muhammadiyah Jambi, Rabu (28/1/2026).
Kunjungan tersebut menyasar beberapa sekolah menengah di Kabupaten Muaro Jambi, di antaranya SMA Negeri 7 Muaro Jambi dan MAS Al Busro di Desa Sponjen, SMAN 5 Muaro Jambi di Desa Arang-Arang, serta SMK Negeri 5 Muaro Jambi di Desa Puding. Kehadiran politisi perempuan Partai Gerindra itu disambut antusias oleh para siswa dan siswi.
Di hadapan para pelajar, Ade Erma menekankan bahwa siswa SMA dan sederajat berada pada fase penting kehidupan, yakni menentukan pilihan antara melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau berhenti sampai jenjang sekolah menengah. Menurutnya, keberanian bermimpi dan kesiapan berjuang menjadi faktor utama dalam menentukan masa depan.
“Hari ini siswa-siswi SMA di Kabupaten Muaro Jambi menghadapi pilihan besar, melanjutkan kuliah atau tidak. Tapi satu hal pasti, masa depan cerah hanya menanti mereka yang berani bermimpi dan berusaha,” tegas Ade Erma.
Ia menilai pendidikan tinggi tidak semata-mata mengejar gelar akademik, melainkan sarana untuk membentuk karakter, meningkatkan kapasitas diri, serta membuka peluang yang lebih luas di tengah persaingan global.
“Kuliah bukan hanya soal gelar, tapi tentang menemukan passion, mengembangkan diri, dan membuka pintu kesempatan. Dengan kerja keras dan tekad, tidak ada yang mustahil,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Erma juga menyampaikan pesan khusus kepada pelajar perempuan. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membentuk peradaban, dimulai dari lingkup keluarga.
“Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Dari tangan seorang ibu lahir generasi yang berakhlak, berilmu, dan berkarakter. Karena itu, perempuan harus berpendidikan dan berdaya,” katanya.
