SENGETI, – Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Mitra Aksi Pembudidayaan Ikan Air Tawar di Stasiun Mitra Aksi Pembudidayaan Ikan Air Tawar, Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Sabtu (24/1/2026).
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh tokoh masyarakat serta para petani pembudidaya ikan air tawar yang selama ini aktif mengembangkan sektor perikanan di wilayah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, menyampaikan apresiasi kepada para petani ikan air tawar yang dinilai telah bekerja keras mengembangkan usaha budidaya perikanan di Kabupaten Muaro Jambi.
“Alhamdulillah hari ini bisa berkunjung dan bersilaturahmi bersama tokoh masyarakat petani ikan tawar. Kami sangat mengapresiasi upaya para petani dalam mengembangkan budidaya ikan air tawar di Muaro Jambi,” ujar Bambang Bayu Suseno.
Bupati juga menyoroti kendala utama yang saat ini dihadapi para pembudidaya, yakni tingginya harga pakan ikan yang cukup membebani petani.
“Hanya sekarang terkendala pakan ikan yang sangat membebani petani ikan, karena harga pakan tergolong tinggi. Ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mencari solusi yang tepat,” katanya.
Ia menjelaskan, saat ini para petani ikan memilih memproduksi pakan secara mandiri karena harga pakan pabrikan dinilai terlalu mahal.
“Harga pakan per kilogram itu Rp14.000, sementara jika membuat sendiri hanya sekitar Rp7.500,” ujar Bupati Muaro Jambi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Muaro Jambi juga menyampaikan kabar baik terkait rencana bantuan dari pemerintah daerah berupa mesin pakan ikan yang hasil produksinya langsung kering.
“Dari selisih ini, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi akan memberikan bantuan mesin pakan yang langsung kering, sehingga di musim hujan petani masih bisa tetap memproduksi pakan tanpa harus menjemur lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Mitra Aksi Pembudidayaan Ikan Air Tawar, Hambali, menjelaskan bahwa kolam budidaya yang ada berada di lahan gambut seluas sekitar 2,5 hektare.





