Sorotan Warganet dan Pengawasan Publik
Warganet menilai, meski pengemasan manual bisa membantu memberdayakan tenaga kerja lokal, aspek kebersihan dan pengawasan mutu tidak boleh diabaikan. Video yang menunjukkan pekerja berjalan di atas tumpahan beras menjadi alasan mengapa isu ini memicu perdebatan.
“Kalau benar itu untuk program pemerintah, seharusnya dilakukan dengan standar lebih baik. Ini soal pangan rakyat kecil,” tulis salah satu pengguna TikTok di kolom komentar.
Pemerhati kebijakan publik di Sulawesi Selatan, Andi Rahmat, juga menyampaikan bahwa viralnya video ini seharusnya menjadi momentum bagi Bulog untuk memperketat sistem pengawasan internal. “Keterbukaan proses distribusi dan pengemasan beras SPHP sangat penting agar masyarakat yakin bahwa bantuan pangan dilakukan secara layak dan transparan,” ujarnya.
Klarifikasi Diharapkan Segera
Hingga kini, video yang diunggah akun @info.lutim masih beredar luas di media sosial dan telah ditonton lebih dari 17 ribu kali. Publik menantikan klarifikasi resmi dari Bulog, baik mengenai keaslian lokasi maupun standar kerja yang diterapkan dalam pengemasan beras SPHP.
Reporter: Tim Redaksi | Editor:@terkinijambi.com
