“Kalau rendah biasanya tidak menimbulkan gejala langsung, tapi dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko kanker. Karena itu pemantauan jangka panjang menjadi kunci,” jelasnya.
Sementara itu, masyarakat diminta tetap tenang namun waspada.
“Tidak semua paparan berarti berbahaya. Pemerintah menanggung biaya pemeriksaan kesehatan lanjutan, jadi warga tidak perlu khawatir,” tambah Aji Muhawarman dari Kemenkes.
Satgas Penanganan Cs-137 mengimbau warga untuk melapor jika mengalami gejala seperti mual, lemas, atau pusing setelah beraktivitas di sekitar lokasi. Pemerintah juga menganjurkan perilaku hidup bersih, termasuk mandi setelah bekerja, mencuci tangan, dan mengonsumsi makanan bergizi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap limbah berbahaya di kawasan industri. Pemerintah berjanji akan mengusut tuntas sumber paparan Cs-137 agar tidak menimbulkan dampak lebih luas di kemudian hari.
Editor Redaksi @terkinijambi.com





