TNI di Kodam Jaya Ditetapkan Tersangka Kasus Penculikan & Pembunuhan Kacab BR

TerkiniJambi

Pelanggaran kode etik & disiplin TNI yang relevan

Selain proses pidana, prajurit yang terbukti terlibat perkara ini juga menghadapi konsekuensi administrasi-militer dan sanksi kode etik. Beberapa dasar aturan dan prinsip etika yang dilanggar, antara lain:

  • Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI — sebagai fondasi kode etik profesional prajurit; keterlibatan dalam tindakan kriminal jelas bertentangan dengan nilai-nilai tersebut.
  • Hukum disiplin militer — peraturan tata disiplin militer dan mekanisme hukuman disiplin/administratif (penahanan militer, pencabutan hak, pemecatan tidak hormat) diatur dalam perundangan dan peraturan internal TNI (mis. ketentuan terkait penyelesaian pelanggaran disiplin militer).
  • Peraturan Panglima TNI & peraturan internal — Pelanggaran pidana berat oleh prajurit akan diproses secara pidana dan dapat berujung pada pengadilan militer atau peradilan umum jika dilimpahkan, serta sanksi administratif berupa pemberhentian tidak hormat.
Baca Juga :  Didemo Kepala Desa, Purbaya Tegaskan Pencairan Dana Desa Tetap Sesuai Aturan

Apa yang sedang dilakukan penyidik

Penyidik masih memeriksa peran masing-masing tersangka, menggali keterkaitan aktor intelektual, dan menelusuri apakah ada jaringan atau motif ekonomi yang mendasari. Autoritas militer menyatakan akan kooperatif terhadap proses hukum dan akan menindak personel yang melanggar hukum serta kode etik.

Baca Juga :  Begal TNI di Belawan, Wajah Abang Ini Jadi Makin Jelek Diupgrade Massa

Catatan redaksi

Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang pengawasan internal terhadap prajurit aktif dan kebutuhan penegakan hukum yang tegas untuk menjaga kredibilitas institusi.

Editor Redaksi @terkinijambi.com

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025