Indeks

Jelang Musda PAN Muaro Jambi, Mesin Politik Memanas — Siapa Unggul?

Ilustrasi: Suasana politik internal PAN menjelang Musda (foto: dokumen)

SENGETI, — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD PAN Muaro Jambi yang direncanakan pada September 2025, pertarungan untuk kursi Ketua DPD kian memanas. Sejumlah nama besar disebut-sebut akan berebut kendali partai — sebuah kursi yang dipandang sebagai kunci mesin politik lokal menjelang Pilkada 2029.

Nama-nama kuat bermunculan

Dari internal partai, beberapa figur muncul sebagai kandidat serius: Masnah Busro (petahana), Bambang Bayu Suseno (BBS) — Bupati aktif, kemungkinan lewat jalur langsung atau melalui kader dekatnya, serta nama lain seperti Aidi Hatta (Ketua DPRD) dan Ririn Novianty (yang disebut-sebut mendapat dukungan sejumlah struktur).

“Musda bukan sekadar pergantian kepengurusan; ini adalah penentu arah politik PAN di Muaro Jambi ke depan.” — Pengamat politik lokal.

Menurut sumber internal DPW, nama-nama calon telah difasilitasi untuk diajukan ke DPP PAN. Meski DPW bertindak sebagai fasilitator, keputusan akhir tetap berada di tangan DPP — yang berwenang menetapkan atau menunjuk ketua definitif. Artinya, arena lokal ini tetap dipengaruhi oleh dinamika pusat.

Di balik pendaftaran resmi dan selebaran seleksi, terjadi lobi intensif: aliansi antar-OPD, kolaborasi antar-fraksi di DPRD, hingga pergerakan massa kader di tingkat kecamatan. Sumber kami menyebutkan bahwa sejumlah barisan kader sedang merapikan dukungan suara demi memastikan kemenangan dalam mekanisme musyawarah.

Kursi DPD begitu krusial?

  • Memegang kendali struktur partai di daerah = akses ke mesin kader dan logistik politik.
  • Menentukan rekomendasi dan dukungan politik untuk Pilkada 2029.
  • Menguatkan bargaining position terhadap struktur DPW dan DPP.

Hingga publikasi ini, Bambang Bayu Suseno (BBS) belum mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan apakah ia akan maju sendiri, mendukung kandidat lain, atau menginstruksikan tim internal untuk memuluskan langkah calon dari lingkarannya. Secara umum, sejak Pilkada 2024 BBS memilih sikap inklusif—mengutamakan konsolidasi pemerintahan—namun sumber partai menyebut bahwa BBS tetap melakukan pergerakan politik yang terukur.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025

Exit mobile version