Ketika Batik Muaro Jambi Berbicara: Fashion Show yang Mengangkat Wajah UMKM Lokal

TerkiniJambi
Fashion show batik dan kain khas Muaro Jambi di arena Bazar Expo MTQ Provinsi Jambi. ( Photo Dok Diskominfo).
Fashion show batik dan kain khas Muaro Jambi di arena Bazar Expo MTQ Provinsi Jambi. ( Photo Dok Diskominfo).

SENGETI,— Suasana Bazar Expo MTQ Provinsi Jambi berubah hangat ketika panggung menampilkan rangkaian busana yang seluruhnya dibuat dari batik dan kain tradisional Muaro Jambi. Lebih dari sekadar peragaan busana, acara yang digelar pada hari terakhir pameran itu menjadi panggung promosi dan ruang cerita bagi para perajin lokal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Muaro Jambi, Ririn Novianty, membuka acara dengan menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberi wadah bagi pelaku UMKM agar produk mereka dilihat lebih luas. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa batik dan kain khas kita bukan hanya cantik, tetapi juga menyimpan nilai ekonomi bagi pembuatnya,” ucap Ririn dalam sambutannya.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Muaro Jambi Dorong Sekolah Lansia Terus Berkembang

Dalam format feature ini, kami mengulik cerita beberapa peserta — dari pelajar yang mencampurkan motif tradisional ke rancangan modern, hingga perajin rumahan yang sejak puluhan tahun menenun dan membatik secara turun-temurun. Bagi mereka, panggung kecil di Bazar Expo adalah kesempatan menunjukkan karya sekaligus mencari pembeli dan mitra.

Fashion show diikuti oleh peserta dari berbagai lapisan: pelajar, mahasiswa, pelaku usaha mikro, hingga pegawai negeri sipil. Kehadiran lintas kategori ini memperlihatkan dukungan bersama untuk mengenalkan produk lokal ke pengunjung dari seluruh kabupaten/kota Provinsi Jambi.

Wakil Ketua Dekranasda, Novi Astrianti, menambahkan bahwa ajang semacam ini membuka peluang kolaborasi — bukan hanya antara perajin dan pembeli, tapi juga dengan sekolah mode, komunitas kreatif, dan pihak pemerintah yang dapat membantu pemasaran dan pelatihan.

Baca Juga :  Al Haris Sampaikan Rasa Optimisme Dalam Pembangunan Provinsi Jambi Ditengah Keterbatasan Anggaran

Para peserta melaporkan adanya peningkatan minat pengunjung terhadap produk mereka, baik untuk kebutuhan pribadi maupun pesanan massal. “Sejak pagi banyak pengunjung mampir ke stan kami. Beberapa langsung memesan untuk event keluarga dan ada juga yang menanyakan cara pesan secara online,” kata salah satu perajin batik lokal.

Kegiatan ini, menurut pengelola bazar, diharapkan dapat menjadi pemicu tumbuhnya usaha kecil menengah di Muaro Jambi, sekaligus menjaga kelestarian motif dan teknik pembuatan kain tradisional yang kian langka.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025