Jambi – Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi Mahir, menghadiri undangan Audensi bersama Wakil Menteri PANRB, Komjen. Pol. (Purn) Drs. Purwadi Arianto, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (18/9/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik di Provinsi Jambi.”
Wabup Muaro Jambi, Junaidi Mahir, menyampaikan harapannya agar forum audensi ini membawa manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Jambi Dr. Al Haris menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas merupakan tanggung jawab aparatur negara. Ia menekankan perlunya menyiapkan SDM yang kompeten dan model layanan yang cepat, tepat, serta mampu memberikan kepuasan bagi masyarakat.
Gubernur Al Haris juga memaparkan capaian Provinsi Jambi, di antaranya indeks reformasi birokrasi tahun 2024 yang mencapai 78,86 (BB), meningkat dari tahun sebelumnya. Selain itu, Indeks Kepuasan Masyarakat Jambi tahun 2024 tercatat sebesar 86,961 (kategori B), menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2023.
Sementara itu, Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto dalam arahannya menekankan bahwa birokrasi harus semakin adaptif dan berorientasi pada kebutuhan warga. Kepercayaan itu sama dengan ketulusan ditambah kecepatan respon,
tegasnya.
Purwadi menjelaskan bahwa transformasi digital pemerintah tidak sekadar digitalisasi prosedur, melainkan harus berfokus pada penciptaan nilai publik dan dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan publik yang inklusif melalui perubahan paradigma, pendampingan, serta sinergi lintas sektoral.
Lebih lanjut, Purwadi Arianto mengapresiasi capaian Provinsi Jambi yang meraih predikat reformasi birokrasi (BB), indeks SPBE kategori sangat baik, dan indeks BerAKHLAK dengan kategori cukup baik. Ia menilai rata-rata indeks pelayanan publik di Jambi sudah berada pada kategori baik, namun tetap perlu ditingkatkan agar merata di seluruh sektor.





