Perwakilan warga Desa Sipin Teluk Duren, Doner Gultom, mengatakan masyarakat masih memberikan ruang untuk penyelesaian melalui jalur diplomasi dan dialog secara damai.
Namun, masyarakat juga meminta adanya kepastian dalam proses penanganan persoalan tersebut.
“Kami menunggu hasil pertemuan lanjutan besok bersama Bupati. Jika tidak ada solusi konkret, masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa susulan dengan massa yang lebih besar di lokasi PT SATU dan Kantor Desa Sipin Teluk Duren,” ujar Doner.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dapat menangani persoalan tersebut secara objektif dan responsif, sehingga konflik sosial maupun persoalan dugaan pencemaran lingkungan di wilayah Desa Sipin Teluk Duren tidak berlarut-larut.
Hingga berita ini disusun, poin-poin mengenai dugaan pencemaran, kerugian masyarakat, serta tuntutan warga tersebut merupakan bagian dari persoalan yang sedang dimediasi dan perlu ditindaklanjuti melalui proses pemeriksaan serta pembuktian sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor Redaksi @terkinijambi.com





