Bambang mengatakan, pemerintah tidak menutup kemungkinan mengambil kebijakan meliburkan sekolah apabila cuaca tidak mendukung dan konsentrasi asap semakin pekat.
Kebijakan tersebut dipertimbangkan demi melindungi keselamatan para siswa.
“Pemerintah hadir bersama masyarakat dan aparat adalah bentuk komitmen menyelamatkan hutan dan lahan. Sinergi lintas instansi ini diharapkan mempercepat pendinginan lahan dan mencegah kabut asap mengganggu aktivitas warga,” ujarnya.
Pemadaman Karhutla Terus Dipantau
Pemadaman dan pemantauan kondisi lahan akan terus dilakukan hingga seluruh kawasan dinyatakan aman.
Pemerintah memastikan penanganan karhutla tidak berhenti ketika api telah terlihat padam. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kawasan lahan gambut masih berpotensi menyimpan bara yang dapat kembali memicu kebakaran.
Dengan penanganan bersama lintas instansi, proses pemadaman dan pendinginan diharapkan dapat berjalan secara maksimal sehingga kobaran api tidak meluas dan dampak kabut asap terhadap aktivitas masyarakat dapat dicegah.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
