MUBA, – Kebakaran hebat kembali terjadi di lokasi sumur minyak ilegal di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa malam (31/3/2026) di wilayah Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang.
Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik setelah video kobaran api yang membumbung tinggi viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, terlihat api menyala terang di tengah area perkebunan kelapa sawit, disertai sejumlah kendaraan yang ikut terbakar di lokasi kejadian.

Api tampak meluas ke beberapa titik, memperlihatkan kondisi lokasi yang diduga merupakan area aktivitas pengeboran minyak ilegal (illegal drilling). Beberapa unit mobil yang berada di sekitar sumur terlihat hangus dilalap si jago merah, bahkan sebagian masih menyala saat video direkam.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai penyebab utama kebakaran maupun informasi terkait adanya korban jiwa atau luka-luka. Identitas pemilik sumur minyak tersebut juga masih belum diketahui.
Narasi yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa kebakaran terjadi di titik yang dikenal sebagai “Cobra 1” di area lahan milik perusahaan perkebunan. Insiden ini disebut bukan yang pertama kali terjadi, melainkan berulang di lokasi yang sama.
“Terjadi lagi kebakaran aktivitas illegal drilling di wilayah Hindoli. Belum ada informasi terkait korban jiwa maupun kerugian.”
Sementara itu, Kapolres Muba, AKBP Ruri Prastowo, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pengecekan langsung di lapangan.
“Anggota masih di lokasi untuk melakukan pengecekan,” ujarnya singkat.

Peristiwa ini kembali menyoroti maraknya praktik pengeboran minyak ilegal di wilayah Muba yang hingga kini belum sepenuhnya tertangani. Selain berpotensi merugikan negara, aktivitas tersebut juga menyimpan risiko tinggi terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.





