Indeks

Dari Gereja ke Mimbar Dakwah: Jejak Spiritual Dondy Tan yang Kini Blak-blakan Bicara Agama

Dondy Tan kembali menjadi sorotan publik usai potongan video podcast yang membahas perjalanan spiritualnya viral di media sosial.

Terkinijambi.com — Nama Dondy Tan kembali menjadi sorotan publik usai potongan video podcast yang membahas perjalanan spiritualnya viral di media sosial.

Sosok yang dikenal sebagai mualaf sekaligus pendakwah ini menarik perhatian karena gaya penyampaiannya yang lugas, terbuka, dan kerap menyentuh isu sensitif lintas agama.

Namun di balik popularitasnya hari ini, perjalanan hidup Dondy Tan bukanlah kisah instan.

Lahir di Melbourne, Tumbuh dalam Lingkungan Gereja

Dondy Tan memiliki nama lengkap Dondy Tan Susanto, seorang keturunan Tionghoa yang lahir di Melbourne, Australia. Ia dibesarkan dalam keluarga Kristen Protestan yang taat, bahkan aktif dalam kegiatan gereja sejak usia muda.

Lingkungan religius tersebut membentuk dasar pemikiran teologinya sejak awal. Namun, titik balik justru datang dari dalam keluarga sendiri.

Ayahnya lebih dulu memeluk Islam pada tahun 2007. Peristiwa itu menjadi pemicu awal bagi Dondy untuk mulai mempertanyakan keyakinannya dan melakukan pencarian spiritual secara mendalam.

7 Tahun Pencarian: Dari Rasa Ragu ke Keyakinan

Tidak serta-merta berpindah keyakinan, Dondy menjalani proses panjang selama sekitar tujuh tahun untuk mempelajari Islam dan membandingkannya dengan ajaran yang ia anut sebelumnya.

Dalam proses tersebut, ia mengkaji berbagai literatur, termasuk Al-Qur’an dan Bible, bahkan mempelajari aspek bahasa seperti Ibrani dan Yunani untuk memahami teks secara lebih mendalam.

Keraguan terhadap sejumlah konsep dalam keyakinan lamanya, serta temuan yang ia anggap lebih logis dalam Al-Qur’an, akhirnya membuatnya mantap mengambil keputusan besar.

Pada 25 Juli 2014, Dondy Tan resmi menjadi mualaf.

Dari Mualaf Menjadi Pendakwah

Pasca masuk Islam, Dondy tidak berhenti pada fase spiritual pribadi. Ia justru aktif berdakwah, khususnya dalam bidang perbandingan agama.

Melalui kanal YouTube dan berbagai forum diskusi, ia dikenal kerap membahas isu-isu teologis, bahkan berdialog dengan tokoh lintas agama.

Gaya komunikasinya yang tegas namun tetap santun membuatnya memiliki basis pengikut yang cukup besar di media sosial.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025

Exit mobile version