SENGETI — Kabupaten Muaro Jambi menyimpan “harta karun” sektor pertanian yang dinilai strategis untuk mendukung Gerakan Ketahanan Pangan menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut diungkap Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Jambi, Selasa (21/4/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Menteri Pertanian RI, Dr. Sudaryono.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Bayu Suseno memaparkan potensi besar sektor pertanian di wilayahnya. Tercatat, terdapat 139.547 hektare perkebunan kelapa sawit dan 50.213 hektare perkebunan karet yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Selain itu, Muaro Jambi juga memiliki 8.435 hektare Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B), 2.897 hektare kawasan hortikultura, serta 5.700 hektare lahan sawah dilindungi yang tidak dapat dialihfungsikan.
“Ini modal besar kami untuk wujudkan Muaro Jambi Berdaulat Pangan. Sesuai visi BERBAKTI, kami fokus unggul bidang pertanian, industri, dan pariwisata,” tegas Bambang di hadapan Wamentan Sudaryono dan Gubernur Jambi, Al Haris.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Serealia menyerahkan bantuan 84.525 kg benih padi untuk 3.381 hektare lahan sawah di Muaro Jambi.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh 157 kelompok tani yang tersebar di 11 kecamatan. Benih itu direncanakan akan ditanam pada musim tanam April hingga September 2026.
Bupati juga menyebut bahwa optimalisasi peran lahan, pemanfaatan teknologi modern, serta pengembangan bioenergi menjadi salah satu program prioritas daerah.
Targetnya tidak hanya mengejar swasembada pangan, tetapi juga mendorong kemandirian energi di daerah.
“Ketahanan pangan dan energi adalah dua pilar kedaulatan bangsa. HKTI harus menjadi jembatan atasi masalah pupuk, modal sampai alsintan modern untuk petani,” pesannya kepada pengurus baru.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
Sumber Dok Diskominfo Muaro Jambi
