Nisfu Syaban 1447 H di Jambi, MUI Ajak Umat Perbanyak Istighfar dan Doa

TerkiniJambi
Gambar Ilustrasi Malam Nisfu Syaban diambil dalam gambar Google News ( Dok Redaksi )
Gambar Ilustrasi Malam Nisfu Syaban diambil dalam gambar Google News ( Dok Redaksi )

JAMBI – Menjelang malam Nisfu Syaban 1447 Hijriah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi mengimbau umat Islam untuk menghidupkan malam pertengahan bulan Syaban dengan memperbanyak ibadah, istighfar, zikir, dan doa.

Nisfu Syaban merupakan malam pertengahan bulan Syaban yang dimaknai umat Islam sebagai momentum spiritual untuk melakukan muhasabah diri, memperkuat keimanan, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Melalui surat himbauan resmi, MUI Kota Jambi menyampaikan bahwa pelaksanaan malam Nisfu Syaban 1447 H jatuh pada Senin malam Selasa, 15 Syaban 1447 H atau bertepatan dengan 2 Februari 2026, dimulai setelah salat Magrib.

Dalam himbauan tersebut, MUI Kota Jambi menganjurkan agar pelaksanaan ibadah dilakukan di masjid, mushalla, langgar, surau, maupun di rumah masing-masing, sesuai dengan kondisi dan kemampuan jamaah.

Baca Juga :  Ciri Psikopat Bisa Terlihat dari Makanan Favorit? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Malam Nisfu Syaban dipahami sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak permohonan ampun serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Umat Islam diajak untuk memanfaatkan malam tersebut sebagai sarana introspeksi dan perbaikan diri.

Adapun amalan yang dianjurkan MUI Kota Jambi dalam menghidupkan malam Nisfu Syaban antara lain:

  1. Membaca Surah Yasin sebanyak tiga kali dengan niat memohon panjang umur dalam ketaatan, perlindungan dari bala dan bencana, keberkahan rezeki, serta ketetapan iman hingga akhir hayat.
  2. Memperbanyak istighfar, zikir, dan doa untuk kebaikan diri, keluarga, serta kedamaian dan keselamatan Kota Jambi.
Baca Juga :  RUNTUHNYA ETIKA MORAL KEKUASAAN

Dalam ajaran Islam, nilai pengampunan dan rahmat Allah SWT ditegaskan dalam Al-Qur’an. Umat Islam diingatkan untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah dan senantiasa memohon ampunan atas dosa dan khilaf.

Terkait keutamaan malam Nisfu Syaban, terdapat sejumlah riwayat hadits yang menjelaskan keistimewaan malam tersebut. Para ulama memiliki perbedaan pandangan dalam menilai derajat sebagian riwayat tersebut, sehingga umat dianjurkan untuk mengamalkan ibadah yang sejalan dengan Al-Qur’an dan sunnah yang telah disepakati.

Selain bernilai ibadah individual, malam Nisfu Syaban juga menjadi momentum penting dalam keluarga, terutama peran orang tua dalam menanamkan nilai keislaman dan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada anak-anak.

Nomor TDPSE : 023714.1/DJAI.PSE/05/2025