SENGETI, – Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Operator Alat Berat yang digelar di Aula Kantor Dinas PUPR Kabupaten Muaro Jambi, Senin (15/12/2025).
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan jasa konstruksi, sekaligus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur yang terus digalakkan di berbagai daerah.
“Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bentuk kerja nyata dalam menyiapkan tenaga kerja konstruksi yang profesional dan bersertifikat, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi,” ujar Budhi Hartono.
Ia menjelaskan, regulasi tersebut secara tegas mengatur peran pemerintah kabupaten/kota dalam urusan jasa konstruksi, termasuk kewajiban setiap tenaga kerja konstruksi untuk memiliki sertifikat kompetensi kerja sebagaimana diatur dalam Pasal 70 ayat (1).
Menurutnya, percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah, agar kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi dapat terus ditingkatkan.
Lebih lanjut, Budhi Hartono menyebutkan bahwa penyelenggaraan BIMTEK dan uji sertifikasi ini sejalan dengan visi pembangunan daerah melalui panca cipta Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi, khususnya pada misi peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemberdayaan masyarakat pedesaan.
“Kita ingin menciptakan tenaga kerja operator alat berat yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki sikap kerja profesional dan daya saing tinggi, sehingga mampu mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas,” katanya.
Ia menambahkan, pengalaman lapangan yang dibarengi dengan pembekalan dan sertifikasi akan menjadi modal penting bagi peserta dalam memasuki dunia kerja maupun dunia usaha di bidang jasa konstruksi.
“Sertifikasi ini nantinya menjadi jaminan kompetensi bagi peserta, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas di sektor konstruksi,” pungkas Sekda.
