SENGETI, – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menegaskan komitmennya menjaga harmoni keberagaman melalui Perayaan Natal Oikumene Pegawai Kristen dan Katolik lintas instansi yang digelar pada Jumat (12/12/2025).
Perayaan ini diikuti oleh pegawai Kristen dan Katolik dari berbagai lembaga strategis, antara lain Polres Muaro Jambi, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Lapas Perempuan, Koramil, serta Badan Intelijen Negara (BIN) di wilayah Kabupaten Muaro Jambi.
Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si, hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Wakil Bupati Junaidi H. Mahir. Kehadiran pimpinan daerah ini dinilai sebagai bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap nilai toleransi dan kebebasan beragama di lingkungan birokrasi.
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan ucapan Selamat Hari Natal Tahun 2025 kepada seluruh umat Kristiani yang hadir. Ia menekankan bahwa perayaan keagamaan di lingkungan pemerintahan bukan hanya seremonial, melainkan momentum memperkuat nilai persaudaraan dan etos kerja aparatur negara.
“Perayaan Natal Oikumene ini menjadi ruang kebersamaan yang sangat penting untuk memperkuat semangat toleransi, persatuan, dan tanggung jawab sebagai abdi negara,” ujar Bupati.
Dengan mengusung tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga”, Bupati menilai pesan Natal relevan dengan tantangan birokrasi modern. Nilai keimanan dan keteladanan dalam keluarga, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam membentuk aparatur yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.
Ia juga menegaskan bahwa keberagaman agama dan latar belakang di Kabupaten Muaro Jambi merupakan kekuatan sosial yang harus dijaga. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, lembaga hukum, dan tokoh agama dinilai sangat menentukan stabilitas daerah.
“Kerukunan bukan sekadar slogan, tetapi harus tercermin dalam sikap kerja, saling menghormati, dan kolaborasi lintas sektor demi pembangunan daerah,” tegasnya.
Kepada seluruh pegawai Kristen dan Katolik, Bupati berpesan agar semangat Natal menjadi energi positif dalam meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat tanpa diskriminasi.
