SENGETI, – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi religius dan berkarakter melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko) ke-52.
Kegiatan keagamaan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP, MM, M.Si, yang berlangsung di Desa Sarang Burung, Rabu malam (17/12/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Bambang Bayu Suseno menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah berperan aktif menyukseskan MTQ tingkat kecamatan tersebut.
“MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan membaca Alquran, tetapi menjadi sarana penting untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Alquran serta membentuk kecerdasan spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.
Menurutnya, melalui MTQ diharapkan terbangun generasi muda yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sekaligus mampu mempererat silaturahmi antarwarga di Kecamatan Jaluko, khususnya di Desa Sarang Burung.
Bupati juga menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan terhadap minat dan bakat peserta MTQ, agar dapat melahirkan qori, qoriah, hafiz, dan hafizah berprestasi yang kelak mampu mewakili Kecamatan Jaluko hingga Kabupaten Muaro Jambi pada MTQ tingkat provinsi maupun nasional.
“Teruslah belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh. Jangan cepat puas dengan capaian hari ini. Perjalanan kalian masih panjang dan tantangan di depan akan semakin berat,” pesan Bupati kepada seluruh peserta MTQ.
Kepada peserta yang belum meraih juara, Bupati berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap semangat meningkatkan kemampuan. Ia meyakini bahwa kerja keras dan ketekunan akan membuahkan hasil pada waktu yang tepat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bambang Bayu Suseno juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjauhi penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah umat.





