SENGETI,— Suasana pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 Provinsi Jambi di Kabupaten Muaro Jambi berlangsung penuh warna dan khidmat. Pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Muaro Jambi terlihat hadir memberi dukungan langsung, menegaskan peran lembaga legislatif tidak hanya pada ranah penganggaran tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan di masyarakat.
Kehadiran wakil rakyat dalam acara religi sebesar MTQ ini memberi pesan ganda: selain sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi keagamaan, kehadiran itu juga menjadi wujud tanggung jawab publik untuk mendorong pembinaan generasi Qur’ani. Dari panggung acara hingga tepi barisan penonton, terlihat antusiasme tinggi dari berbagai elemen masyarakat.
Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, menegaskan bahwa MTQ harus dimaknai sebagai ruang pendidikan moral dan spiritual.
“Ini bukan sekadar lomba baca, tetapi medium untuk menumbuhkan cinta Al-Qur’an dan karakter generasi muda,” ujarnya saat ditemui di lokasi pembukaan.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD, Jurjani, memberi apresiasi kepada panitia dan pemerintah daerah atas persiapan acara. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menghasilkan qori-qoriah unggul, tetapi juga melahirkan program pembinaan yang berkelanjutan sehingga kemampuan membaca Al-Qur’an dapat bertransformasi menjadi praktik sosial yang bermanfaat.
Pembukaan menampilkan beragam atraksi seni Islam, pawai kafilah dari semua kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, dan lantunan ayat suci yang menyentuh ribuan penonton. Partisipasi aktif peserta dan dukungan publik menandakan kuatnya tradisi MTQ dalam kehidupan masyarakat Jambi.
Selama penyelenggaraan, ada peluang bagi pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan program pembinaan hafalan, pelatihan qiro’ah, dan pembelajaran nilai-nilai Al-Qur’an di sekolah-sekolah dan pesantren. Langkah-langkah ini akan memperkuat tujuan MTQ tidak sekadar juara, tetapi membentuk pribadi berakhlak dan berilmu.
Editor Redaksi @terkinijambi.com





