Hadirnya fasilitas ini dipandang mampu mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha lokal, startup, dan penyedia layanan teknologi. Dengan penyimpanan dan pengelolaan data yang berada di wilayah sendiri, para pemangku kepentingan berharap beban biaya, latensi layanan, dan risiko kebocoran data bisa diminimalkan.
Perwakilan beberapa kabupaten dan kepala dinas Kominfo seluruh provinsi yang hadir menyatakan kesiapan menjajaki integrasi layanan dan migrasi infrastruktur non-kritis ke fasilitas baru tersebut, sebagai bagian upaya memperkuat kedaulatan data daerah.
Sementara GDC menggenjot kapasitas dan layanan, pemerintah daerah diperkirakan akan menyusun kebijakan pendukung untuk memaksimalkan manfaat infrastruktur lokal—termasuk skema kolaborasi, aspek keamanan siber, serta pembinaan usaha digital di level kabupaten/kota.
Dengan adanya data center ini, Muaro Jambi dan daerah lain di provinsi diharapkan tidak lagi sekadar menjadi konsumen teknologi—melainkan bagian aktif dan pemilik infrastruktur yang menggerakkan ekonomi digital lokal.
Editor Redaksi @terkinijambi.com
Sumber Dok Diskominfo Muaro Jambi





